21 July 2009

"Jangan Menyerah," kata D'Masiv

Kata mereka...

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Back to: Reff 1

Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal putus asa

Jangan menyerah

Dan tak kenal putus asa

Dan jangan sesali segala yang telah terjadi karena tak ada manusia yang terlahir sempurna...

14 July 2009

Masa itu...Masa Lautan...

Hari ini gw lagi kepo2nya buka facebook. Stlh cek updates fb sndiri, gw mulai 'berkelana' ngeliat profile tmn2 yg notabene jarang bgt gw lakuin.

Mungkin karena ada sebuah foto yang cukup menarik perhatian gw, di mana 19 tmen2 gw di-tag di dlm foto itu. Foto itu adalah foto bersama anak2 kelas 4 SD lengkap ditemani oleh sang wali kelas dan ibu kepala sekolah di sisi kiri-kanan barisan2 para siswa.

Now it has been 13 years ago....

Ga kerasa, udah lebih dari 10 taon umur dr foto itu. Dan, kita2 yg ada di dlm foto itu udah pada gede, udah pada lulus kuliah ato baru mo lulus, krja, bahkan udah ada yg tunangan (kl married, msh blm kedengeran beritanya, he3). Anyway, ngeliat foto itu, gw jd dragged back into that era. Sebuah masa di mana gw masih suka belajar demi mencapai ranking; masa di mana gw belajar melakukan persaingan sehat karena byknya ortu tmn2 gw yg nyogok sana-sini buat anak2nya; masa di mana gw dpt tmn2 main yg seru dan untungnya sampe skrg kita masih contact2an mskipun tinggalnya ud beda2 negara; juga masa di mana gw diperkenalkan dengan sebuah perasaan manusia yang paling mulia, yaitu rasa sayang dan cinta.

Buat gw, masa2 SD adalah masa2 timbal balik kehidupan gw sekarang. Masa di mana gw ngerasa lagi melayang tinggi di atas langit yg cerah dan gw bisa terbang bebas tanpa perlu takut jatuh, masa itu juga yg menyebabkan gw pernah ngerasain dalamnya jurang kehidupan, dan masa yang menyebabkan gw belajar untuk bangkit dan berjalan lagi dengan kepala tegak menghadap jalan kehidupan gw yg masih terbentang jauh ke depan.

Secara harfiah, masa2 ini adalah masa di mana gw diperkenalkan, diakrabkan, juga dimusuhi oleh yg namanya perasaan cinta. Byk yg bilang kalo cinta pertama itu susah untuk dilupakan. Ada juga yg bilang cinta jaman sekolah itu cuma cinta monyet. Tapi gw bisa berkata jujur tanpa perlu takut menambah dosa atau karma buruk akibat berbohong, apa yg gw rasain bukan cuma perasaan monyet, tapi perasaan tulus seorang manusia.

Sepuluh tahun lebih gw menghadapi perasaan pertama itu. Sepuluh tahun lebih gw diombang-ambingkan di dlm perahuNya dan sekarang, gw berusaha untuk bisa keluar dr perahu tersebut yg cuma bisa buat gw mabuk laut. Gw mau hidup bernafas dan berjalan di atas daratan, bukan di atas lautan yg penuh dgn ombak atau badai yg dtg tiba2. Gw udah sakit, sakit bgt buat bisa tinggal di dlm perahu itu lebih lama lagi. Gw pengen sembuh dari rasa sakit itu, gw pengen smuanya itu hilang.

Tapi apa mungkin ya?

Ketika gw udah berhasil menginjakkan kaki di atas sebuah daratan, entah kenapa, gw dipertemukan kembali oleh org2 lautan. Gw dihadapkan kembali dengan kenangan2 waktu gw masih hidup melaut. Kenapa ya?

Apa ga mungkin gw memusnahkan memori itu? Apa itu terlalu egois makanya gw ga pernah bisa ngelakuinnya dengan tuntas? Mungkin bukan itu yg seharusnya dilakukan...

To forgive and forget...

Salah seorang sahabat menitipkan pesan buat gw supaya gw mencoba untuk memaafkan dan melupakan. Mungkin itu jalan yg terbaik, yaitu supaya gw bisa melupakan dan memaafkan diri sendiri...

Pada akhirnya, gw pun cuma manusia biasa yang harus terus belajar memahami kehidupan yang ga cuma terdiri atas jalan lurus di daratan, tapi juga penuh dengan perairan yg berombak dan memabukkan.

Buat hidup,

Gw ga akan menyerah sampai di sini. Gw akan buktiin kalo gw pantes buat hidup di daratan dan gw ga akan membiarkan lautan menelan daratan yg udah gw temukan selama ini.

02 July 2009

FaceBerry: Antara Facebook dan Blackberry

This is hilarious...for me...

Buat warga negara Indonesia, khususnya yang berada di tanah air kita tercinta. Entah kenapa, ga tau sejak kapan, fenomena Facebook & Blackberry bener2 lagi booming banget di Indo. Dimulai dari Facebook yang tiba2 menjamur di kalangan masyarakat Indonesia, yg padahal keberadaan situs Facebook sendiri udah semenjak beberapa tahun yang lalu. Tapi, kayaknya, fenomena Facebook baru menjamur di Indo sekitar tahun 2008 lalu. Pengalaman pribadi gue yang bergabung dengan Facebook pada tengah tahun 2007, waktu itu, belum banyak temen2 Indo gue yang join Facebook. Kebanyakan temen2 gue yang berdomisili di US, gue tebak, waktu itu Facebook baru mulai digandrungi remaja2 US.

Kemudian, pelan2 mulai banyak orang2 Indo yang gabung ke Facebook setelah sebelumnya udah punya account di Friendster. Lama2, tiba2 hampir semua orang yang gue kenal punya account di Facebook, terutama di tahun 2009 ini. Bahkan, yang paling heboh buat gue, tante n bokap gue sendiri sampe join Facebook! Bokap yang notabene gaptek dan ga ngerti tentang komputer sama sekali, bisa tiba2 punya account Facebook. Yah udah, terpaksa gue menerima kenyataan kalo ternyata bokap gue masih pengen 'tetep eksis'. Yah papa, gpp deh, itung2 gue jadi punya bokap yang gaul.

Satu lagi, fenomena yang gue ga tahu sejak kapan mulai beredar di Indo, yaitu fenomena Blackberry. Tiba2, banyak banget yang punya hp yang satu ini, bahkan Iphone pun kayaknya kalah pamor. Waktu gue balik Indo bulan April kemaren, hampir semua orang yang gue ketemu di mal2 itu pada megang hp BB (BlackBerry). Temen2 gue, hampir semuanya, nanya ke gue dengan pertanyaan yang sama, "Lu pake BB ga?" Dan jawaban gue cuma satu, pandangan kosong dengan mulut setengah terbuka alias bengong.

Bengong karena gue sedikit shock sama virus BB yang udah menular kemana2, bahkan lebih cepet dari virus Swine Flu. Gejalanya mungkin diawali dengan bersosialisasi, join Facebook, dan beli BB biar bs online di Facebook anytime, anywhere. Nah, sama kayak Swine Flu, kayaknya sich belum ada obatnya nih. Iseng2 gue coba google tentang Facebook & Blackberry, dan gue menemukan beberapa hal menarik tentang fenomena ini:

FaceBerry-id
sebuah Yahoo! Group yang beranggotakan sekumpulan pengguna BlackBerry yang gabung di GROUP Blackberry PIN exchange for INDONESIA yang ada di FACEBOOK. Sarana untuk tanya-jawab seputaran handheld (hh) blackberry (bb) dan juga sarana untuk mempererat tali silahturahmi antar sesama member Blackberry PIN exchange for INDONESIA.
http://groups.yahoo.com/group/FaceBerry-id/summary


Blackberry digemari oleh banyak kalangan mulai dari kalangan anak muda hingga kalangan orang tua . Baik dari kalangan selebritis maupun kalangan bukan artis. Dan ironisnya lagi terdapat rumor bahwa ada yg beli BB hanya untuk YM dan facebook-an saja, ada juga yg hanya beli blackberry buat chatting duank. hihihi. Malah ada yg konyol pas ditanyain soal Push Email , eh dijawab : ‘push email itu apa”‘. hehee . lucu denger nya . *mungkin pada kebanyakan duit kali ya qe3x ..
http://fl3xu5.web.id/2009/06/15/blackberry-applications-download/


Namun cukup disayangkan fenomena BlackBerry tidak dibarengi dengan pemahaman teknologi. Banyak para pengguna tidak faham betul keunggulan gadget yang satu ini. Sebagian besar bahkan hampir semua teman yang saya tanya, mereka hanya memakai fasilitas call, sms dan camera saja. Sungguh ironis dengan gadget setangguh Blackberry.
http://www.jepun131.com/fenomena-blackberry-dan-facebook.html

HALOWWW SEMUANYAAA.....
MENGIKUTI GEMPARNYA FACEBOOK DAN BLACKBERRY, CMYT JUGA MAU NGELUARIN BAJU BERBAU FACEBOOK DAN BLACKBERRY AHHH....
ADA 3 PILIHAN KAOS YANG BISA DIPESEN....
1. SUKA FACEBOOK
2. SUKA BLACKBERRY
3. SUKA FACEBOOK DAN BLACKBERRY...!!
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1570132

and now ada fenomena baru buat org yg kena demam Blackberry..
dimobil lg macet..
ketak ketik BB
di lift mall..ketak ketik BB
ngantri makan di Mcd..ketak ketik BB
dikantor..ketak ketik BB (padahal udah ada PC & internet kantor!!)..
malah pernah saya lihat.. lg ditoilet.. sempet2nya ketak ketik tuh BB!!
BB feaver!! dimana mana!!
http://www.jepun131.com/fenomena-blackberry-dan-facebook.html

01 July 2009

University of Life

Lepas dari uni, sebenernya selama ini gw masih menuntut ilmu. Kali ini, gw lagi belajar di sekolah yang namanya “University of Life” atau Sekolah Kehidupan. Di sekolah ini, gw juga dikasih banyak tugas n ujian2 biar gw bisa naik tingkat, yaitu tingkat kehidupan yg lebih baik, tentunya in terms of quality. Pengertian ini sebenernya gw ambil dari buku “9 Matahari” karya Adenita yang membahas tentang Sekolah Kehidupan dalam satu chapter yang berjudul “Guru Baruku dari Sekolah Kehidupan”. Dari chapter ini, gw cukup mendapat inspirasi dan a bit enlightenment. Why? Karena di sini, si pengarang secara ga langsung menjelaskan bagaimana caranya kita bisa menghadapi dengan baik lika-liku jalan kehidupan yang kerap kali berbatu2 atau penuh dengan rintangan.

Sebenernya, setiap manusia itu sedang mengalami proses belajar di sekolah kehidupan. Dan di sini, kita juga bisa naik kelas, caranya juga sama, yaitu ‘buat tugas’ dan ‘lulus ujian’. Kayak di sekolah formal, kita dikasih ujian buat menguji apakah kita udah mengerti tentang satu pelajaran tertentu. Di sekolah kehidupan juga sama pengertiannya, kita kerap kali dikasih ujian sama Yang Di Atas supaya kita bisa melihat kemampuan diri kita dalam menjalani hidup yang penuh dengan berbagai masalah (i.e.: Life is suffering). Misalnya, kalo kita mau jadi orang sabar, kita bukannya dikasih orang2 sabar di sekitar kita, melainkan orang-orang yang bakal menguji batas kesabaran kita. Jadi kita bisa tahu apakah kita bisa bener2 bisa jadi orang yang sabar atau ga. Dari ujian juga, manusia bisa melakukan refleksi dan melihat sejauh mana dia sudah berhasil melangkah. Pokoknya, selama manusia masih bernafas, selama itu pula manusia ga pernah berhenti utk belajar. Belajar memahami kehidupan dgn beraneka ragam penghuni kehidupan yg akan memberikan kita berbagai pelajaran hidup supaya kita bisa menjadi orang yang terus maju dan jadi lebih baik lagi.

Selain itu, disebutkan juga kalo di dalam hidup harus sesuai dengan aturan2 mainnya. Ada tiga aturan yang disebutkan menjadi aturan2 dasar yg harus bisa dilakukan oleh manusia kalo dia mau jadi orang yang maju atau sukses. Pertama, berhenti mengacungkan telunjukmu kepada orang lain. Artinya, kita ga boleh nyalahin org2 lain di sekitar kita atas apa yang udah terjadi dalam hidup kita. Kalo kita punya masalah, kita seringkali menyalahkan keadaan atau orang2 sekitar kita. Kita sering ngerasa kita yang paling bener, padahal kita mestinya menganalisa dulu keseluruhan masalah, caranya dengan melihat kembali apa yg telah kita lakukan. Sering kali sebenernya, permasalahan dtgnya bukan dr org lain, tp dari diri kita sendiri. Contohnya, mungkin sebenernya kita yang mulai berbuat ga baik sama si A, sampe si A cuekin kita. Tapi, kita suka mikirnya si A cuekin kita karena si A sombong dll. Nah, mestinya kita ga nyalahin si A duluan, tapi berpikir dulu dan ‘menganalisa’ lebih lanjut untuk bisa melihat keseluruhan masalah.

Kedua, kita harus melupakan semua dendam ato sakit hati yg pernah kita alami. Sedikit banyak, kita pasti pernah sakit hati sama seseorang. Nah, kita ga boleh menyimpan perasaan itu atau bahkan menyimpan dendam. Kalo kita sampe punya dendam, hati kita bakal terlihat kotor, bahkan berbau busuk. Padahal mstinya kita selalu punya hati yang bersih karena dengan hati, kita kerap harus membuat keputusan-keputusan penting buat hidup kita. Ga mau kan kalo kita jadi salah melangkah hanya karena hati dan pikiran kita ga ‘bersih’?

Ketiga, kita harus bisa IKHLAS. Artinya, kita harus merelakan apa yang telah terjadi dalam hidup kita seburuk apapun itu. Dengan ikhlas, kita juga mensyukuri smua hal tersebut sebagai hal terbaik yang dikasih sama Yang Di Atas. Everything happens for a reason. Dia ga pernah salah memilih peran dan skenario hidup. Untuk bisa ikhlas, kita juga harus punya hati yg seluas lautan. Andai kata, setetes tinta hitam diteteskan ke dalam segelas air, pasti airnya langsung berubah cepat jadi keruh. Tapi, kalo kita punya hati seluas lautan, efeknya akan jauh berkurang.

Jujur aja, gw pribadi pernah punya dendam. Dan setelah gw baca aturan2 maen dalam hidup ini, gw jadi ngaca sama diri gw sndiri. Apa gw udah bener2 maafin orang itu ya, atau otak gw doank yang ‘gengsi’ bilang kalo gw sebenernya masih sakit hati. Well, yang pasti gw ga mau sih punya hati kotor. Gw pengen punya hati yang luasnya kayak laut, jadi bisa nerima banyak hal dengan tangan terbuka alias ikhlas atas semua masalah yang terjadi dalam hidup gue. Karena, gw pengen banget jadi orang yang maju, yang punya kualitas hidup tinggi, dalam arti bisa menjadi salah satu orang terbaik di dunia ini, dengan terus mengembangkan diri biar gw juga bisa nolong orang banyak pada akhirnya. Sounds classic, tapi ga ada salahnya kan untuk punya impian?